Aplikasi moodle yang menggunakan sistem E-Learning yang telah diaplikasikan  baik oleh seluruh warga belajar maupun para pendidik di lingkungan SMP YPPK Santo Don Bosco Fakfak  dalam memasuki masa new normal telah menajadi bagian penting dalam meningkatkan pemanfaatan pembelajaran di era digitalisasi.   Pada awal mula masa covid-19 sekolah menggunakan aplikasi Google Classroom. Namun seiring perjalanan waktu dan tingkat kesulitan yang dihadapi oleh orang tua dalam penyediaan kuota internet maka sekolah terus melakukan inovasi. Melalui serangkaian perencanaan dan persiapan yang matang  dan dibarengi dengan latar belakang kemampuan IT yang dimiliki karena beliau merupakan jebolan  STTNAS ,Yogyakarta yang juga adalah alumni SMP YPPK Santo Don Bosco Fakfak, Bapak Natalis Harbelubun,S.T berkolaborasi dengan kepala sekolah SMP YPPK Santo Don Bosco Fakfak Bapak Manfred Harbelubun,S.Pd mengalihkan pembelajaran ke  aplikasi moodle dengan pertimbangan  meringankan beban orang tua dalam penyediaan kuota internet bagi peserta didik. . Singkat kata aplikasi moodle menjadi solusi atas permasalahan kuota internet yang menjadi momok bagi orang tua di masa pandemi covid-19.

   Berkat kegigihan, kerja keras bahkan pengorbanan waktu yang tidak sedikit telah dilakukan oleh om Nato ( sapaan akrab dari bapak Natalis ) serta adanya kontribusi dari para orang tua dan wali murid maupun para alumni akhirnya berbuah hasil. Aplikasi moodle akhirnya menjadi suatu alternative pembelajaran yang banyak memberikan kemudahan bagi peserta didk maupun para pendidik. Alhasil di tengah mewabahnya virus corona disease (covid-19) tak sedikitpun menyurutkan semangat para pendidik  untuk tetap memajukan dunia pendidikan  dan sekolah tetap melaksanakan tatap muka dengan mengacu pada protokol kesehatan.

Giat Kru DBos

        Para guru tidak tinggal diam. Segala perubahan yang terjadi dalam bentuk pembaharuan cara pembelajaran di kelas terus digeluti  oleh bapak ibu guru dengan berbagai cara. Sesulit apapun suatu bentuk perubahan selalu ditanggapi denga positif karena para guru memandang sangat penting langkah-langkah yang diambil sekolah dalam masa pandemi.Berkat kekompakkan pimpinan bersama seluruh dewan guru dan tendik aplikasi moodle dapat dijadikan sebagai media pembelajaran yang sangat nyaman  digunakan oleh para peserta didik.  Konsekuensinya adalah para guru harus menyediakan waktu  untuk mempersiapkan bahan ajar  baik berupa file dan video yang akan diupload di aplikasi E-Leraning dan selanjutnya akan dibuka oleh para peserta didik  dalam kegiatan pembelajaran tatap muka di kelas.  Mereka dengan mudah dapat mengaksesnya di ruang kelas masing-masing karena tersedianya E-Learning Dbos menggunakan jaringan intranet yang diakses di seputaran sekolah. Adapun bentuk-bentuknya antara lain, materi ajar, tugas,latihan ulangan harian dan bahkan pelaksanaan Penilaian Tengah Semestr (PTS)  telah dijalankan dengan menggunakan aplikasi moodle.

PTS di dalam kelas menggunakan e-learning

        Suatu terobosan baru dan pertama telah dilakukan oleh SMP YPPK Santo Don Boscio Fakfak yakni melaksanakan PTS dengan aplikasi moodle yang dilaksanakan pada tanggal 6- 17 Oktober 2020. Para peserta didik dapat mengikuti PTS dengan pembagian shift dan dilaksanakan di ruang kelas masing-masing bagi yang mempunyai ponsel. Bagi para peserta didik yang tidak memiliki ponsel dapat mengikuti PTS di lab sekolah yang tersedia. Selama pelaksanaan PTS ditemui kendala-kendala antara lain gangguan jaringan  dan kesulitan dalam  membuka PTS.Namun semuanya dapat dicari solusinya berkat kerjasama panitia PTS bapak Burhar A. Sawek,S.Pd dengan para guru. Sebagai guru kami sangat optimis dengan pembelajaran ini. Kiranya di masa-masa yang akan datang  sekolah terus berbenah diri,tanggap terhadap perkembangan teknologi serta terus melakukan inovasi dalam pembelajaran dalam upaya meningkatkan  kemajuan pendidikan di era digitalisasi serta meningkatkan kualitas  peserta didik. 

Penulis Ermelinda Irah,S.Pd

by:Mrs.Ermelindah Irah,S.Pd

Please follow and like us:

Categories:

No responses yet

Leave a Reply