Dalam era modern saat ini sering kali kita mendengar kata atau ungkapan bahwa generasi mudah sudah tidak lagi mengenal budaya dan adat istiadat khususnya bahasa daerah sebagai bahasa ibu mereka .Hal ini dapat kita lihat dari penggunaan bahasa daerah sebagai bahasa komunikasi sehari-hari baik itu dirumah maupun di tempat-tempat umum semakin lama semakin berkurang.

Sampul buku pegangan siswa

Hal ini mungkin disebabkan karena semakin berkurangnya peran orang tua untuk memperkenalkan dan membiasakan penggunaan bahasa daerah sejak dini kepada anaknya.atau mungkin juga generasi mudah menganggap bahasa /budaya daerah tidak lagi penting pada saat ini.Sebagai bentuk keprihatinan dari sekolah menghadapi situasi semacam itu langkah diambil dengan menambah pelajaran yang mengajarkan bahasa daerah Fakfak khususnya bahasa Iha yang didalamnya termuat tentang budaya dan adat-istiadat untuk diperkenalkan dan diajarkan kepada siswa/i baik anak asli Fakfak untuk tetap diingat serta dilestarikan akan budaya dan bahasa mereka,bagi siswa/i yang bukan asli Fakfak ini sebagai penerapan akan pepatah “dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung“.

Mata Pelajaran Muatan Lokal Bahasa Iha telah diajarkan sejak kurang lebih tahun 1995 yang mana bahan ajar disusun oleh Bapak Simon Hindom(alm) sebagai salah guru di SMP YPPK Santo Donbosco Fakfak yang mana dalam kehidupan bermasyarakat Bapak Simon Hindom(alm) juga sebagai tokoh budaya Fakfak .Dalam menyusun bahan ajar tersebut banyak kendala yang dihadapi antara lain buku-buku referensi tentang budaya Fakfak masih sangat kurang ,pada saat itu tidak adanya kurikulum tentang muatan lokal yang dapat dipakai sebagai rujukan,sehingga apa yang akan disampaikan atau diajarkan kepada siswa/siswi merupakan hasil pengetahuan ,Pemahaman,dan Pengalaman dari Bapak Simon Hindom sendiri.

Bahan ajar tersebut dicatat dengan tulisan tangan dalam bentuk lembaran-lembaran kertas yang terpisah-pisah.Namun sejak Wafatnya Bapak Simon Hindom lembaran-lembaran tersebut coba dikumpulkan dan diketik kembali dan dibukukan oleh Bapak Riki Sineri ,SE merupakan salah satu Tenaga kependidikan yang mempunyai kepedulian dan perhatian besar terhadap kelangsungan Mata Pelajaran Muatan Lokal Bahasa Daerah Iha yang telah dirintis oleh Bapak Simon Hindom menjadi buku pegangan murid dan guru untuk dikalangan SMP YPPK Santo Donbosco Fakfak.

Mas Kawin
nama-nama binatang
kalimat sapaan

2 Responses

Leave a Reply