FAKFAK – Sebanyak 180 murid baru resmi mengikuti rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP YPPK Santo Don Bosco Fakfak. Selama tiga hari, para peserta tidak hanya dikenalkan dengan lingkungan sekolah, tetapi juga dibekali pendidikan karakter, literasi digital, kedisiplinan, kesehatan, hingga pembelajaran berbasis STEM sebagai bekal memasuki dunia pendidikan menengah.

Mengusung tema “Sekolah Ceria, Siswa Berprestasi” dengan semangat Carpe Diem, kegiatan diawali dengan Pra-MPLS yang dilanjutkan upacara pembukaan. Upacara dipimpin oleh Pelaksana Tugas Kepala SMP YPPK Santo Don Bosco Fakfak, Marselinus Mo’a, dan diikuti seluruh dewan guru, staf tata usaha, pengurus OSIS, siswa pendamping kelas VIII, serta tim STEM dan Projek.

Ketua Panitia MPLS Ramah, Grace Situmorang, menjelaskan bahwa seluruh peserta merupakan murid yang telah menyelesaikan proses daftar ulang. Sementara itu, Ketua Panitia Penerimaan Murid Baru, Yustine Da Lopez, melaporkan jumlah peserta yang mengikuti MPLS sebanyak 180 orang.

Pada hari pertama, sekolah melaksanakan asesmen diagnostik berupa tes membaca nyaring, penulisan esai bertema “Sekolah Impianku”, serta tes numerasi, sains, dan ilmu sosial. Menariknya, seluruh asesmen dilakukan secara digital melalui LMS DBOS Moodle 4.0 menggunakan telepon pintar Android yang telah dipersiapkan sebelumnya.

Asesmen tersebut bertujuan memetakan kemampuan awal peserta didik dalam literasi, numerasi, kemampuan berpikir kritis, serta kreativitas. Hasil pemetaan ini akan menjadi dasar bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan setiap murid.

Memasuki hari kedua, peserta mengikuti materi Bijak Bermedia Sosial yang disampaikan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Fakfak. Materi tersebut mengajak murid menggunakan media sosial secara bertanggung jawab, menghindari penyebaran hoaks, mencegah perundungan siber, serta membangun budaya saling menghargai di ruang digital.

Selanjutnya, Puskesmas Fakfak memberikan edukasi mengenai kesehatan reproduksi remaja dan bahaya penyalahgunaan narkoba. Materi disampaikan oleh dr. Andriano, alumni SMP YPPK Santo Don Bosco Fakfak, yang mengajak para peserta menjaga kesehatan sekaligus menjauhi perilaku berisiko sejak dini.

Selain itu, peserta juga memperoleh pengenalan tata tertib sekolah, wawasan Wiyata Mandala, serta lagu-lagu daerah sebagai bagian dari pembentukan karakter dan penguatan kecintaan terhadap budaya lokal.

Hari ketiga difokuskan pada pembentukan disiplin melalui pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang dipandu personel Kodim 1806/Fakfak. Kegiatan diawali dengan doa bersama, Senam Indonesia Hebat, Senam Pelajar Pancasila, serta tarian Wisisi yang mencerminkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya Papua.

Pada hari yang sama, kakak-kakak kelas yang tergabung dalam tim STEM memperkenalkan pembelajaran sains, teknologi, teknik, dan matematika melalui isu perubahan iklim. Sesi ini memberikan gambaran kepada murid baru mengenai pentingnya berpikir kritis, berinovasi, dan peduli terhadap lingkungan sejak dini.

Pelaksana Tugas Kepala SMP YPPK Santo Don Bosco Fakfak, Marselinus Mo’a, mengatakan bahwa MPLS Ramah merupakan langkah awal untuk membangun budaya belajar yang positif sekaligus menumbuhkan karakter peserta didik.

“Kami ingin setiap murid merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar SMP YPPK Santo Don Bosco Fakfak. Melalui MPLS Ramah, kami tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, karakter, serta semangat belajar agar mereka siap bertumbuh menjadi generasi yang berprestasi dan berintegritas,” ujarnya.

Rangkaian MPLS Ramah ditutup bersama dewan guru dan perwakilan orang tua murid. Pada kesempatan tersebut, pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan orang tua yang telah memilih SMP YPPK Santo Don Bosco Fakfak sebagai tempat pendidikan putra-putri mereka.

Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan, 180 murid baru resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMP YPPK Santo Don Bosco Fakfak. Semangat Carpe Diem yang diusung dalam MPLS Ramah diharapkan menjadi awal perjalanan pendidikan yang menyenangkan, aman, dan penuh prestasi bagi seluruh peserta didik.

Categories:

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *